Aksi Polantas Bogor Tolak Suap Jadi Sorotan, Netizen: Masih Ada Polisi Jujur!


Bogor — Sebuah video yang memperlihatkan aksi tegas seorang polisi lalu lintas (Polantas) di Kabupaten Bogor menolak uang suap dari pengendara viral di media sosial. Video tersebut dibagikan oleh akun resmi @divisihumaspolri pada Senin (10/11/2025) dan langsung menuai beragam pujian dari warganet.

Dalam video itu, seorang pengendara tampak mencoba memberikan sejumlah uang kepada petugas yang menilangnya. Namun, polisi tersebut dengan tegas menolak dan menasihati pengendara agar tertib berlalu lintas.

Aksi tersebut sontak menjadi sorotan publik karena dinilai menunjukkan integritas dan ketegasan aparat di tengah isu pungutan liar (pungli) yang kerap mencoreng citra kepolisian.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto turut mengapresiasi sikap bawahannya. Ia menyebut tindakan itu sejalan dengan semangat Polri dalam menjaga kepercayaan publik.

“Sesuai tema ‘Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan’, Polri terus bergerak melanjutkan perjuangan dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ujar Wikha dalam keterangannya dikutip dari detik.com.

Video yang menampilkan ketegasan Polantas tersebut sontak dibanjiri komentar positif dari warganet. Banyak yang mengungkapkan rasa salut dan harapan agar sikap seperti ini bisa ditiru oleh anggota polisi lainnya.

Berikut beberapa komentar netizen:

@ku.rniawan1615: “Tetap semangat menjadi polisi jujur dan disiplin dalam menerapkan peraturan, Pak.”

@om_jus_71: “Mantabbb... Pak polisi! Saya dukung penuh niat dan perbuatan baik bapak.” 🙏

@ruslidoelbari: “Mantap, kita selalu dukung dengan doa untuk bapak ini. Sekalian, semoga ada polantas lain juga bantu bapak Aiptu Dulyani di titik kemacetan Cisarua, Megamendung, dan Gadog yang sering padat.”

Aksi jujur dan tegas dari Polantas Bogor ini menjadi contoh positif di tengah berbagai isu pelanggaran lalu lintas. Warganet pun berharap langkah seperti ini dapat terus ditunjukkan oleh aparat kepolisian di seluruh Indonesia.

Posting Komentar

0 Komentar