Gaza City — Di tengah puing-puing kota yang hancur akibat perang, secercah harapan mulai terlihat. Tim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama otoritas lokal Gaza, Asosiasi Nasional LSM Palestina (Palestinian Association for the National CSOs), dan Kamar Dagang Gaza hari ini turun langsung ke lapangan untuk memulai proses pembersihan kota.
Dalam video yang direkam di Gaza, perwakilan PBB menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan kebersihan, tetapi langkah awal mengembalikan martabat dan kehidupan bagi warga yang bertahan maupun yang kembali dari wilayah selatan.
“Kami berada di Gaza City hari ini bersama otoritas lokal, Asosiasi Nasional CSOs Palestina, dan Kamar Dagang. Kami mulai membersihkan kota, dan seperti yang terlihat di belakang saya, kami melibatkan komunitas Gaza, mereka yang tetap tinggal selama perang dan mereka yang kembali dari selatan untuk hidup lagi di kota mereka,” ujar perwakilan PBB tersebut.
Ia menegaskan bahwa kehadiran PBB di tengah masyarakat Gaza adalah bentuk dukungan nyata agar warga dapat membangun kembali kehidupan mereka. “Kami membersihkan, kami mengembalikan martabat kepada masyarakat, agar mereka bisa tinggal dan terus hidup di kota mereka.”
Ratusan warga yang sebelumnya mengungsi kini mulai kembali ke Gaza. Mereka bergotong royong membersihkan jalan, mengumpulkan puing, dan memperbaiki area yang masih bisa diselamatkan. Program pembersihan yang digagas PBB dan mitra lokal ini menjadi salah satu langkah konkret pertama untuk memulihkan kondisi kota setelah serangan panjang.
Kondisi Gaza pascaperang masih sangat memprihatinkan: infrastruktur hancur, akses air bersih minim, serta ribuan warga kehilangan tempat tinggal. Meski demikian, aksi pembersihan ini menandai fase baru, fase di mana warga dan komunitas internasional mulai bergerak bersama memulihkan kehidupan.
PBB menegaskan bahwa program ini akan diperluas ke lebih banyak area dengan tujuan memulihkan ruang tinggal, fasilitas publik, dan memastikan warga dapat kembali hidup dengan lebih aman dan bermartabat.
0 Komentar