![]() |
| Foto: CNBC Indonesia |
Menurut informasi
dari TMC Polda Metro, delapan ruas jalan yang terdampak penutupan antara lain:
- Jl. Gatot Subroto
- Jl. Sudirman
- Jl. MH. Thamrin
- Jl. Merdeka Barat
- Jl. HR Rasuna Said
- Jl. HOS. Cokroaminoto
- Jl. Raya Pondok Gede
- Jl. Mayjen Sutoyo
Penutupan pada
Jumat berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, sementara pada Sabtu
diberlakukan sejak 10.30 WIB hingga selesai. TMC Polda Metro menyampaikan bahwa
rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional.
“Akan ada
pengawalan dan pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan utama
Jakarta sebagai bentuk penghormatan,” tulis akun resmi TMC. Penutupan ini
diklaim tidak berlangsung lama dan disesuaikan dengan pergerakan rombongan
kenegaraan.
Sebelumnya,
Menteri Luar Negeri Sugiono telah mengonfirmasi kedatangan Raja Abdullah II. Ia
menyebut kunjungan tersebut sebagai rangkaian hubungan diplomatik erat antara
Indonesia dan Yordania.
“Rencananya akan
menerima Raja Yordania yang akan datang ke Jakarta. Direncanakan tanggal 14,”
ujar Sugiono.
Hubungan pribadi
antara Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II memang telah terjalin lama, bahkan
sejak keduanya masih berdinas di militer. Kedekatan ini kembali terlihat pada
April lalu saat Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Amman. Dalam momen yang
menjadi sorotan publik internasional, Raja Abdullah II sendiri yang menyetir
mobil untuk menjemput Prabowo dari Bandara Militer Marka menuju hotel tempatnya
bermalam.
Keduanya kemudian
menggelar pertemuan empat mata di Istana Al Husseiniya dan menyaksikan
penandatanganan tiga nota kesepahaman (MoU) serta satu perjanjian kerja sama
pertahanan antara Indonesia dan Yordania. Kunjungan balasan kali ini disebut
akan memperkokoh kerja sama bilateral kedua negara di berbagai sektor
strategis.
Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, masyarakat diimbau menghindari delapan ruas jalan tersebut dan mencari rute alternatif selama dua hari ke depan. Pemerintah memastikan seluruh pengaturan lalu lintas dilakukan demi keamanan dan kelancaran agenda kenegaraan.

0 Komentar