Guntur Romli: “Jokowi Bukan Cuma Sakit Fisik, Tapi Juga Sakit Otak, Memori, dan Jiwa!”

 


Jakarta, Gerpol.id  Pernyataan keras datang dari aktivis sekaligus Politisi PDI Perjuangan, Mohammad Guntur Romli, terkait sikap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disebut mendukung pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @gunromli, Guntur melontarkan kritik tajam dan tanpa basa-basi terhadap keputusan tersebut.

“Jokowi mendukung Soeharto sebagai pahlawan nasional,” ujarnya di awal video.

 “Saya kira yang sakit dari Jokowi itu hanya fisik. Ternyata otak dan memorinya juga sakit,” lanjutnya dengan nada tegas.

Guntur menilai dukungan Jokowi terhadap Soeharto merupakan bentuk pelupaan terhadap sejarah pelanggaran hak asasi manusia yang pernah terjadi di masa Orde Baru.

“Kenapa? Karena di era Jokowi tahun 2023 ditetapkan ada 12 pelanggaran HAM berat. Delapan di antaranya terjadi di era Soeharto,” ujarnya.

 “Kok bisa-bisanya sekarang Jokowi mendukung Soeharto sebagai pahlawan nasional? Itu menunjukkan Jokowi tidak hanya sakit fisiknya, tapi juga sakit otaknya, sakit memorinya, dan sakit jiwanya,” tegasnya lagi.

Pernyataan Guntur Romli itu langsung menyulut kontroversi di media sosial. Banyak warganet yang menilai kritik tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap pemerintah yang dianggap melupakan luka sejarah bangsa. Namun, ada pula yang menilai ucapan Guntur terlalu berlebihan dan menyerang pribadi mantan Presiden Jokowi.

Posting Komentar

0 Komentar