Pada 28 Oktober 1928, para pemuda Indonesia bersatu dalam satu ikrar bersejarah — Sumpah Pemuda. Mereka menolak penjajahan dan menegaskan tekad untuk satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air. Namun kini, hampir seabad kemudian, semangat itu diuji oleh pragmatisme politik dan kekuasaan oligarki.
Di tengah partai-partai yang semakin oportunis dan politik yang dikuasai elite, suara anak muda perlahan terpinggirkan. Idealisme tergeser oleh modal, popularitas, dan kepentingan jangka pendek. Fenomena ini bukan sekadar menurunkan kepercayaan generasi muda terhadap politik, tapi juga mengancam masa depan demokrasi Indonesia.
Dalam video ini, Angga Nugraha membawakan narasi reflektif tentang:
⚡ Relevansi semangat Sumpah Pemuda di era politik pragmatis
⚡ Mengapa partai politik gagal membuka ruang bagi generasi muda
⚡ Tantangan oligarki dan gerontokrasi dalam sistem politik modern
⚡ Jalan baru bagi pemuda untuk melawan apatisme dan membangun perubahan
Kini saatnya pemuda melawan dominasi oligarki dan mengembalikan makna perjuangan 1928 — bahwa perubahan dimulai dari persatuan, pendidikan, dan keberanian bersuara.
📢 Bangkitlah pemuda Indonesia!
Mari bersama memperjuangkan politik yang berintegritas, berpihak pada rakyat, dan berpijak pada nilai perjuangan bangsa.
Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube GerpolTV, aktifkan lonceng notifikasi ya supaya update terus berita politik terkini di Indonesia.
Di tengah partai-partai yang semakin oportunis dan politik yang dikuasai elite, suara anak muda perlahan terpinggirkan. Idealisme tergeser oleh modal, popularitas, dan kepentingan jangka pendek. Fenomena ini bukan sekadar menurunkan kepercayaan generasi muda terhadap politik, tapi juga mengancam masa depan demokrasi Indonesia.
Dalam video ini, Angga Nugraha membawakan narasi reflektif tentang:
⚡ Relevansi semangat Sumpah Pemuda di era politik pragmatis
⚡ Mengapa partai politik gagal membuka ruang bagi generasi muda
⚡ Tantangan oligarki dan gerontokrasi dalam sistem politik modern
⚡ Jalan baru bagi pemuda untuk melawan apatisme dan membangun perubahan
Kini saatnya pemuda melawan dominasi oligarki dan mengembalikan makna perjuangan 1928 — bahwa perubahan dimulai dari persatuan, pendidikan, dan keberanian bersuara.
📢 Bangkitlah pemuda Indonesia!
Mari bersama memperjuangkan politik yang berintegritas, berpihak pada rakyat, dan berpijak pada nilai perjuangan bangsa.
Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube GerpolTV, aktifkan lonceng notifikasi ya supaya update terus berita politik terkini di Indonesia.
0 Komentar