Jakarta – Seluruh korban tewas dalam tragedi kebakaran kantor Terra Drone Indonesia akhirnya berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Dalam insiden yang menyisakan duka mendalam itu, 22 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 19 lainnya selamat.
RS Polri Kramat Jati memastikan seluruh jenazah kini telah diserahkan kepada keluarga.
1. Terungkap! Korban Tewas Akibat Gas Beracun dan Asap Pekat
Pusdokkes Polri menyatakan penyebab utama kematian adalah paparan asap dan gas karbon monoksida (CO) yang mematikan.
“Pemeriksaan menunjukkan tingginya kadar CO dalam darah. Gas ini sangat beracun dan menyebabkan tubuh kekurangan oksigen,” ujar Brigjen Nyoman Eddy Purnama.
Selain itu, hampir seluruh korban mengalami luka bakar derajat dua.
2. Identifikasi Korban Dilakukan Lewat Gigi hingga Properti Pribadi
Karena sebagian tubuh korban mengalami luka bakar berat, tim DVI mengandalkan berbagai metode identifikasi, termasuk:
-
Struktur gigi
-
Catatan medis
-
Properti yang melekat pada korban
-
Sidik jari yang masih bisa dibaca
“Beberapa bagian tubuh sulit dieksplor karena melepuh, sehingga kami menggunakan kombinasi metode,” jelas Nyoman.
3. Hanya Dua Hari! Seluruh Korban Berhasil Diidentifikasi
Kerja cepat tim DVI menghasilkan identifikasi total 22 kantong jenazah hanya dalam waktu dua hari.
-
Hari Selasa (hari kejadian): 3 jenazah teridentifikasi
-
Hari Rabu pagi: 7 jenazah
-
Rabu sore: 12 jenazah
“Sore ini seluruh identifikasi selesai,” ujar Karumkit RS Polri Brigjen Prima Heru.
4. Ini Daftar Lengkap 22 Korban Tewas yang Telah Teridentifikasi
Korban terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Seluruh nama telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemulangan dan pemakaman.
Daftar 22 korban tewas:
-
Siti Sa'addah Ningsih (24)
-
Emilia Salim Tan (23)
-
Ervina (25)
-
Chandra Faajriati (19)
-
Tahsya Larasati (25)
-
Sendy Wijaya (27)
-
Rayhansyah Pinago (24)
-
Chintia Leni (29)
-
Rosdiana (26)
-
Muh Ikhsanul Mirja (22)
-
Syaiful Fajar (38)
-
Assyifa Mulandar (25)
-
Pariyem (31) – Lampung Barat
-
Ninda Tan (32) – Tangerang Selatan
-
Muhammad Arief Budiman (24) – Mampang Prapatan
-
Muhammad Apriyana (40) – Tangsel
-
Della Yohana Simanjuntak (22) – Kebayoran Lama
-
Nasa Elia Sabita (27) – Tanah Abang
-
Atinia Isnaini Rasyidah (18) – Makasar, Jaktim
-
Rufaidha Lathiifunnisa (22) – identifikasi sidik jari, medis, properti
-
Novia Nurwana (28) – identifikasi sidik jari, gigi, properti
-
Yoga Valdier Yaseer (28) – identifikasi sidik jari, gigi, medis
Tragedi kebakaran kantor Terra Drone menjadi salah satu musibah gedung perkantoran paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir. Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab utama kebakaran dan apakah ada unsur kelalaian dalam sistem keselamatan gedung.
0 Komentar