Atalia Bungkam di Hadapan Publik Usai Gugat Cerai Ridwan Kamil


Jakarta — Di tengah sorotan publik atas kabar perceraiannya dengan Ridwan Kamil, Anggota DPR RI Atalia Praratya memilih sikap diam. Tak ada klarifikasi panjang, tak ada bantahan, tak pula penjelasan emosional. Hanya satu kalimat singkat yang meluncur dari bibirnya saat dikejar pertanyaan awak media.

“Akang, nuhun yah. Minta doanya, ya, kang.”
Kalimat itu diucapkan Atalia saat menghadiri peresmian rute penerbangan perdana Bandung–Semarang di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. Setelah itu, ia langsung berlalu dan masuk ke mobil pribadinya, meninggalkan deretan pertanyaan publik yang belum terjawab.

Perceraian Disepakati, Bukan Sekadar Gugatan Sepihak

Di balik sikap bungkam Atalia, proses hukum perceraian justru berjalan terang dan terbuka di Pengadilan Agama Bandung. Gugatan cerai yang diajukan Atalia telah memasuki tahap mediasi dan dihadiri langsung oleh kedua pihak.

Pengacara Ridwan Kamil, Wenda Aluwi, memastikan bahwa perceraian ini bukan konflik sepihak, melainkan keputusan bersama.

“Mediasi sudah dilakukan dan dihadiri langsung oleh para prinsipal. Hasilnya, mereka menyepakati beberapa poin dan proses perceraian akan berjalan secara baik-baik sampai putusan pengadilan,” ujarnya.

Tanpa Orang Ketiga, Anak Diasuh Bersama

Isu pihak ketiga yang sempat beredar luas ditepis tegas oleh kuasa hukum Atalia, Debi Agusfriansa. Ia menegaskan bahwa gugatan cerai tersebut tidak memuat unsur perselingkuhan atau keterlibatan pihak lain.

“Kami pastikan, dalam gugatan tidak ada pihak ketiga. Perpisahan ini murni karena keinginan kedua belah pihak,” tegas Debi.

Ia juga menyampaikan bahwa Atalia dan Ridwan Kamil telah sepakat untuk mengasuh anak-anak secara bersama-sama, serta saling menghormati pascaperceraian.

Diam yang Berbicara

Sikap Atalia yang memilih diam di ruang publik kontras dengan besarnya perhatian masyarakat terhadap rumah tangga figur publik tersebut. Namun, melalui pernyataan kuasa hukumnya, Atalia meminta satu hal kepada masyarakat: menghormati ranah pribadi.

“Ibu Atalia berharap masyarakat saling mendoakan dan menghormati keputusan ini sebagai yang terbaik bagi kedua belah pihak,” pungkas Debi.

Posting Komentar

0 Komentar