Partai Demokrat, resmi melaporkan empat akun media sosial, ke Polda Metro Jaya.Keempat akun tersebut dinilai membuat provokasi dan fitnah karena menuding Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalang di balik isu ijazah Jokowi.
Kabar dilaporkannya keempat pemilik akun tersebut dibagikan oleh politikus Partai Demokrat, Andi Arief pada Selasa (6/1/2026).
Andi Arief mengatakan bahwa pelaporan dilakukan karena somasi terhadap keempat akun tersebut tak diindahkan.
"Karena somasi tidak diindahkan, maka dua akun semalam dilaporkan karena telah melakukan fitnah soal SBY di belakang isu Ijazah Palsu Jokowi. Padahal, somasi itu kesempatan untuk tabayyun," tulis akun X @Andiarief__ pada Selasa (6/1/2026).
Andi Arief memastikan bahwa laporan tersebut telah diterima dan terdaftar secara resmi.
Ia juga membagikan surat laporan yang dibuat.
“Kami sepakat memakai Pasal 263 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 264 KUHP baru. Ini murni pemalsuan dan fitnah,” tegas Andi Arief, Selasa (6/1/2026).
Keempat akun yang dilaporkan yakni akun Youtube Agri Fanani, kemudian akun Youtube Bang Boy YTH, akun Youtube Kajian Online dan akun Tiktok @sudirowibudhiusmp.
Keempat akun itu dinilai menyebarkan hoaks dengan menuding SBY terlibat langsung dalam isu ijazah palsu Jokowi.
Sejumlah konten bahkan menyebut SBY sebagai dalang dan menyerang ranah pribadi serta keluarga.
Dalam laporan polisi, Demokrat menyebut unggahan itu merugikan korban dan menyesatkan opini publik.
Karena itu, partai berlambang mercy itu meminta proses hukum naik ke tahap penyelidikan dan penyidikan.
Pelaporan ini dibuat, setelah kesempatan klarifikasi diberikan pada para terlapor 3x24 jam tak diindahkan.
Partai Demokrat sendiri telah membantah soal SBY yang disebut dalang kasus ijazah Jokowi.
Sumber klik di sini

0 Komentar