Teror terhadap Aktivis? Kaca Mobil Virdian Aurellio Dipecah OTK di Jakbar


Aktivis dan influencer Virdian Aurellio Hartono menjadi sasaran teror perusakan mobil di Jakarta Barat, Senin (22/12/2025).

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @virdian_aurellio, Virdian menyebut kaca mobilnya dipecahkan dengan batu oleh orang tak dikenal pada dini hari.

"Tepatnya Senin minggu lalu dini hari di Jakarta Barat, mobil gue kacanya dipecahkan oleh sekelompok orang tidak dikenal. Tiga motor, satu mobil," kata Virdian dalam video tersebut, dikutip Jumat (2/1/2026).

Dalam video tersebut, terlihat kaca di sisi kanan mobil dalam kondisi pecah dan berserakan.

Sebuah batu yang diduga digunakan untuk memecahkan kaca tersebut juga ditemukan di dekat mobil tersebut.

Tak hanya itu, rumah Virdian juga disebut didatangi oleh dua orang tidak dikenal.

Kedua orang itu sempat bertanya kepada satpam wilayah setempat mengenai keberadaan Virdian.

Awalnya, Virdian enggak mengungkap teror tersebut ke publik karena masih fokus menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Sumatera.

"Tapi kenapa selama ini gue memilih diam? Karena gue enggak pengen masalah yang menimpa gue secara personal ini jadi mendistraksi fokus dan misi kemanusiaan kita untuk pemulihan Aceh dan Sumatera," ucap dia.

Namun, ia akhirnya memutuskan untuk mengunggah video tersebut ke media sosial karena adanya rangkaian teror kepada beberapa figur publik dan aktivis lainnya selama sepekan terakhir.

"Tapi melihat serangkaian teror yang terjadi kepada sahabat-sahabat gue, konten kreator, aktivis yang lain, ini perlu dibicarakan. Bahwa siapapun yang melakukan teror ini adalah pengecut," kata Virdian.

Ia menduga teror tersebut menyasar dirinya dan sejumlah aktivis lain karena mengkritik pemerintah dalam menangani bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera.

Padahal, kata Virdian, masih ada jutaan warga terdampak bencana yang membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup di posko-posko pengungsian hingga hari ini.

"Mereka tidak senang melihat pemerintah, swasta, relawan, LSM, masyarakat kompak untuk pemulihan Aceh dan Sumatera," sambung dia.

Ia pun mengajak para aktivis dan relawan agar tidak mengalihkan perhatian ke tindakan teror ini dan tetap berfokus menjalankan misi kemanusiaan di Sumatera.

"Jangan sampai tindakan pengecut dan juga pemecah belah ini mengganggu misi-misi kemanusiaan kita. Kita lagi kompak, kita lagi jadi bangsa yang besar dan harus terus begitu," ucap Virdian.

"Semoga misi-misi kemanusiaan kita segera tuntas, Aceh segera pulih, Indonesia juga lekas bangkit kembali. Terima kasih semuanya," imbuh dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, polisi akan mendalami perusakan kendaraan Virdian.

"Kami akan segera lakukan pengecekan dan pendalaman," kata Arfan saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat.

Sumber klik di sini

Posting Komentar

0 Komentar